Pakai produk kosmetik murah tanpa cek sertifikat halal dan BPOM? Hati-hati bikin masalah baru buat kulit dan hidupmu! Berdasarkan sumbernya, bahan yang digunakan dalam produksi kosmetik berasal dari beberapa materi yaitu mikroba, tumbuhan, hewan, kimia sintetik, dan bagian tubuh manusia. Setiap bahan tersebut memiliki status kehalalan yang berbeda pula. Ada yang tergolong halal (suci), haram (najis), serta golongan syubhat (meragukan) yang butuh penentuan dari kajian dan fatwa para ulama. Umumnya, bahan kosmetik yang berasal dari tumbuhan adalah halal, kecuali jika bahan tambahan dan proses pembuatannya diragukan status kehalalannya, seperti gliserol yang diproduksi dari hidrolisis minyak nabati dengan enzim lipase yang diambil dari pankreas babi. Bahan kosmetik yang barasal dari hewan haram, tergolong produk kosmetik haram (najis). Misalnya hewan disembelih tidak sesuai syariat islam, dan mengandung babi. Bahan kosmetik kimia sintetik dapat dikatakan halal apabila bahan dasar ata...
Cepat kenali musuh kulitmu sebelum terlambat! Bagi kamu yang sering beraktivitas di luar ruangan, sinar matahari adalah faktor eksternal yang perlu diwaspadai. Sinar matahari sebetulnya bukan musuh kulit kita karena membantu sintesis vitamin D. Akan tetapi jika intensitasnya berlebihan, sinar matahari bisa membuat kulit terbakar. 1. Sinar UV-A Sinar ini adalah penyusup yang tenang tapi mematikan. UV-A mampu menembus hingga lapisan dermis (lapisan kulit dalam). Efeknya tidak langsung terlihat, tapi dalam jangka panjang akan merusak kolagen, menyebabkan keriput dan flek hitam 2. Sinar UV-B Yang ini lebih agresif secara visual. UV-B merusak lapisan epidermis (lapisan luar). Dialah biang kerok kulitmu terasa perih, merah, dan berubah jadi gosong setelah berjemur. Bukan sekadar masalah kecantikan tetapi masalah kesehatan! Sinar UV-A dan UV-B yang berlebihan bisa merusak DNA kulit dan meningkatkan risiko kanker kulit. Agar mudah diingat, UV-A menyebabkan A ging (penuaan) dan...